Archive for the ‘Kolom Info’ Category

ISAWAH

Monday, July 7th, 2008

Istighosah Ahad Wage dan Waqi’ah telah dilaksanakan sejak Mei 2005 oleh jamaah ISAWAH dari masyarakat Islam, anggota Ikatan Keluarga Anggota Haji USWAH, jamaah pengajian PERSEMAR secara istiqomah bertempat di masjid Nurul Aghfar Pekarungan mulai jam 6.00 s/d 7.45 wib. ISAWAH juga senantiasa diamalkan berjamaah setiap Selasa malam Rabu di gedung USWAH sebelum pengajian kitab Nasoihul Ibad, dan juga diamalkan sendiri-sendiri di rumah. Bahkan dibaca secara berjamaah setiap habis jamaah sholat subuh di masjid al-Haram dan Nabawi pada saat jamaah haji KBIH USWAH berada di tanah suci, demikian pula ketika di Arafah dan Mina.

ISAWAH adalah kumpulan dzikir yang dibaca secara berjamaah mengikuti tuntunan Rasulullah SAW berdasarkan sunnah qouliyah, sunnah fi’liyah dan sunnah taqririyah. Dengan terus menerus berdzikir, sendiri atau bersama, di hati atau lisan, sungguh akan terpelihara Allah dalam ingatannya. Kumpulan dzikir ISAWAH diselenggarakan semula juga mempunyai multi guna untuk menjadi sarana silaturrahim jamaah haji yang tergabung dalam IKAHA USWAH mulai priode 2001 yang dipandu oleh K.H.Achmad Muhammad, di samping alumnus jamaah haji tersebut telah mengikuti kegiatan kumpulan haji di rumah-rumah anggota perpriode. Alhamdulillah ISAWAH telah menyebar keseberang pulau Madura dan diamalkan setiap Jum’at pagi di kota Bangkalan. Dengan perkembangan yang demikian inilah, maka nama ISAWAH adalah kepanjangan dari Istighosah Ahliyyah Waqi’ah.

AL-QUR`AN DAN HADIS TENTANG DZIKIR BERJAMAAH

Apabila kita meneliti ayat-ayat al-Qur`an yang ada relevansinya dengan masalah dzikir, niscaya kita akan menemukan banyak sekali ayat-ayat yang mengisyaratkan tentang disyari’atkannya dzikir secara berjamaah, baik bagi kaum lelaki maupun perempuan. Antara lain QS. Al-Ahzab 41 : “Wahai sekalian orang-orang yang beriman, berzikirlah kalian semua kepada Allah dengan zikir yang banyak”. Ayat yang senada dengan ini QS. Al-Baqarah 152 : “Orang-orang yang berzikir kepada Allah…” Juga QS. Al-Ahzab 35 : “Dan mereka laki-laki dan perempuan yang banyak berzikir kepada Allah…” Ayat-ayat ini jelas mengisyaratkan bolehnya dan dianjurkannya zikir secara berjamaah.

Berkenaan dengan hadis-hadis Nabi SAW yang menjelaskan dengan tegas tentang disyariatkannya zikir berjamaah sebenarnya banyak sekali. Namun kami akan memncukupkan dengan beberapa hadis saja dan dianggap telah mencukupi, antara lain :

1- HR Imam al-Thabrani dari Sahl bin al-Hanzhaliyah RA ia berkata, Rasulullah SAW bersabda :”Tidaklah duduk suatu kaum pada suatu majlis, di mana mereka berzikir kepada Allah ‘Azza wa Jalla di tempat itu. Lalu setelah selesai mereka berdiri, melainkan dikatakan oleh malaikat kepada mereka: Berdirilah kalian, sesungguhnya Allah telah mengampuni dosa-dosa kalian dan keburukan-keburukan kalian pun telah diganti dengan berbagai kebaikan”.

2- HR Imam Muslim, Imam Tirmidzi, dan Imam Ibnu Majah dari Abu Hurairah dan Abu Sa’id al-Khudzri RA, kedua sahabat itu telah menyaksikan Rasulullah SAW bersabda : “Tidaklah duduk suatu kaum berzikir dengan menyebut nama Allah Azza wa Jalla melainkan dinaungilah mereka oleh para malaikat, dipenuhi mereka oleh tahmat Allah dan diberikan ketenangan kepada mere, juga Allah menyebut-nyebut nama mereka di hadapan malaikat yang ada di sisiNya”.

3- HR Imam Ahmad dan Imam Ibnu Hibban dari Abu Sa’id al-Khudzri RA bahwasanya Rasulullah SAW bersabda : “Allah Azza wa Jalla akan berfirman pada hari kiamat: “Semua golongan akan tahu siapakah golongan yang paling mulia” Rasulullah SAW ditanya, “Siapakan golongan yang paling mulia itu, ya Rasulallah?’ Beliau pun menjawab : “Golongan majlis-majlis dzikir”.

4- Pujian dan doa Rasulullah SAW terhadap sahabatnya yang bernama Abdullah bin Rawahah RA karena ia mencintai majlis zikir. Rasulullah SAW bersabda : “Semoga Allah menyayangi Ibnu Rawahah, karena ia mencintai majlis zikir yang mana para malaikat saling bermegah-megahan dengan majlis itu”. HR Imam Ahmad dengan sanad hadis yang hasan dari Anas bin Malik RA.

5- Dari Abdullah in Amr RA ia berkata, aku pernah bertanmya kepada Rasulullah SAW : “Ya Rasulallah, apakah ganjaran dari majlis zikir?” Beliau pun menjawab, “Ganjaran majlis zikir adalah Sorga”.

6- Dari Abu Darda` RA ia berkata, Rasulullah SAW bersabda : “Sungguh Allah akan membangkitkan suatu kaum pada hari kiamat, yang wajahnya bercahaya, di atas mimbar-mimbar yang terbuat dari permata. Orang-orang lain pun merasa iri terhadap mereka, pada hal mereka bukanlah para Nabi dan bukan pula syuhada`. Perawi hadis berkata : Mendengar itu, bangkitlah seorang Badwi dengan bertelekan di atas lututnya, lalu ia berkata, “Terangkanlah kepada kami tentang mereka agar kami dapat mengetahuinya”. Rasulullah SAW pun bersabda : “Mereka adalah orang-orang yang saling mencintai di jalan Allah, mereka terdiri atas bermacam-macam suku dan bangsa, mereka berkumpul dalam rangka berzikir kepada Allah, dengan menyebut-nyebut nama-Nya”. HR Imam al-Thabrani dengan sanad hadis yang hasan.

7- Dari Muawiyah RA : Bahwasanya Rasulullah SAW pernah keluar rumah menuju sebuah halaqah (perkumpulan) dari para sahabatnya di dalam masjid. Kemudian beliau pun bertanya : “Apakah yang membuat kalian duduk di sini? Mereka menjawab : Kami berzikir kepada Allah dan memujiNya atas hidayah Islam yang diberikanNya kepada kami serta menganugerahkan Islam kepada kami. Rasulullah SAW bertanya : Demi Allah, betulkah kalian tidak duduk di sini melainkan karena -niat- seperti itu? Mereka menjawab : Demi Allah, kami tidak duduk di sini melainkan karena -niat- seperti itu. Beliau pun bersabda : Ketahuilah, sesungguhnya aku tidak meminta kalian bersumpah karena suatu prasangka terhadap kalian, akan tetapi –karena – malaikat Jibril dating padaku, dan memberitahukan bahwa Allah Yang Maha Mulia dan Maha Agung membangga-banggakan kalian terhadap malaikat.” HR Imam Muslim, Imam Tirmidzi, dan Imam Nasa`i.

FATWA ULAMA TENTANG DZIKIR BERJAMAAH

Disyari’atkannya dzikir berjamaah selain tersirat dalam al-Qur`an dan secara tegas disabdakan Rasulullah SAW dalam hadis-hadisnya, juga difatwakan oleh para ulama. Antara lain :

1- Imam Abu Zakaria Yahya bin Syarof al-Nawawi (w.676 H) seorang ulama Syiria : “Ketahuilah, sebagaimana zikir itu sunnah hukumnya, begitu juga sunnah hukumnya duduk dalam majlis orang-orang yang berzikir, karena begitu banyak dalil-dalil yang menyatakan hal itu”.

2- Imam Sayid Sabiq (w.1422 H) seorang ulama dari Mesir : “Disunnatkan duduk dalam majlis zikir”.

3- Prof. Dr. T. M. Hasbi Ash-Shiddieqy (w.1975 M) juga berkata : “Sangatlah disukai kita mengadakan halqah-halqah (tempat-tempat) yang ditentukan untuk berzikir dan membiasakan berzikir di tempat-tempat itu, mengingat sabda Nabi SAW : “Tiada berkumpul suatu kaum di dalam suatu rumah Allah (masjid) untuk menyebut nama Allah dengan maksud hendak memperoleh keredhaanNya, melainkan Allah memberikan ampunan kepada mereka itu dan menggantikan keburukan-keburukan mereka dengan berbagai-bagai kebaikan.” HR. Ahmad, al-Targhib, 3:63.

Demikian dasar pemikiran ISAWAH yang diamalkan jamaah yayasan USWAH, dengan tujuan melestarikan persaudaraan umat Islam, khususnya mereka yang tergabung dalam KBIH, IKAHA, PERSEMAR, KHUDZ IQYAS, LDS dan masyarakat secara luas. Dzikir bukan segala-galanya, tetapi tanpa dzikir segala-galanya hampa. Hidup ini sesaat tetapi terlalu besar resikonya, jangan sekali-kali terjebak oleh hanya karena “enak sesaat” tetapi menderita berkepanjangan. AHAD WAGE 20 Juli 2008 jam 6.00 – 7.45 wib di masjid Nurul Aghfar Karangnongko Pekarungan Sukodono akan digelar ISAWAH yang ke 37, semoga Allah memberkati kita semua. Amin.